Oasis ditengah sepinya pada minat “Menulis”

P5240147Menulis ilmiah memang tidak sembarangan orang bisa melakukannya apalagi kalau tidak didasari minat, karena membutuhkan ketekunan dan kemauan untuk membaca referensi.Ditengah kurangnya minat para siswa menekuni kegiatan karya ilmiah, 3 siswi SMK 3 yang diwakili oleh Irma Anggraini, Indri Widiatuti dan Wiwin (Kelas X AK2) berhasil menjadi juara 2 dalam lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat SMK yang diselenggarakan oleh Gelanggang remaja Kecamatan Senen. Mereka mengambil tema “Anak Jalanan” sebagai bahan tulisannya. Dengan metode pustaka dan survey langsung dilapangan mereka menggali informasi yang berkaitan dengan keberadaan anak jalanan tersebut. Tempat-tempat yang mereka survey yaitu perempatan cocacola (lampu merah cempaka mas) dan sekitar stasiun Senen. Teknik penulisan dibimbing oleh Bu Lili (Guru Bahasa Indonesia) sedangkan pembuatan presentasi dibantu oleh Pak parjono . Selamat semoga keberhasilan kalian menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain untuk mencintai dunia tulis menulis.

Ditulis dalam berita. 1 Komentar »

Melepas Kembali sahabat yg purna tugas

P5260196 P5260179

Berbarengan dengan kegiatan pelepasan siswa/i kelas 3, keluarga besar SMK Negeri 3 Jakarta kembali melepas dua orang teman yang memasuki purna tugas yaitu ibu Hj Warjati (guru) dan Bp Sarwono (Ka TU). Per 1 April 2009 yang lalu mereka secara resmi pensiun dari tugasnya sebagai PNS. Selamat jalan sahabat, Bunda dan Bapa  semoga pengabdian dan jasamu akan dikenang sepanjaang hayat anak didik kita.

Ditulis dalam berita. Leave a Comment »

2 sertifikat yang beda kegunaan

P5190112Alhamdulllah saya tentunya bersyukur atas karunia nikmat yang Allah anugerahkan krn atas izinNya di 2009 ini saya mendapatkan dua serifikat yaitu sertifikat pendidik dan sertifikat pengadaan barang dan jasa. Sertifikat yang pertama merupakan dambaan setiap insane pendidik tdk hanya dalam kontek sbg instrument untuk mendapatkan tunjangan profesi tetapi lebih dari itu sbg pengakuan atas profesi yg digeluti yaitu guru/pendidik. Pengakuan yang berimplikasi pada profesionalisme sebagai guru atau pendidik tentunya menuntut saya untuk mengabdikan diri secara total dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga siswa memperoleh hasil yang maksimal. Pada gilirannya siswa akan lebih meningkat lagi tidak hanya kompetensinya tetapi juga akhlaqnya dan moralnya  lebih bermartabat.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam berita. 1 Komentar »

Budaya Baru Dunia Pendidikan Kita

Siswa sedang khusu bermuhasabah

Siswa sedang khusu bermuhasabah

Ujian nasional sudah berakhir, para siswa, orang tua dan juga pihak sekolah tinggal menunggu hasilnya dengan harap-harap cemas . Dengan standar kelulusan yang dinaikan menjadi 5,50 dianggap berat oleh sekolah dan sebagian orang tua siswa. Berdasarkan pengalaman tahun lalu dengan standar nilai yang lebih rendah saja angka ketidaklulusan masih tinggi. Namun keputusan menaikan standar nilai sudah ditetapkan dan sekolah mau tidak mau harus berusaha dan berjuang mencapai angka tersebut.

Berbagai upaya dan usaha dilakukan sekolah dalam mempersiapkan ujian nasional ini, baik teknis maupun non teknis. Secara teknis,usaha yg dilakukan sekolah yaitu dengan mengintensifkan proses pembelajaran di kelas, pendalaman materi dan bahkan ada sekolah yang bekerja sama dengan lembaga privat(bimbel). Indikator untuk mengukur sejauh mana efektifitas kegiatan itu biasanya dengan mengadakan try out. Sedangkan secara non teknis sekolah-sekolah banyak melaksanakan apa yang dikenal dengan istilah dzikir bersama, muhasabah dan semacamnya. Biasanya dilakukan sepekan sebelum hari H ( Kompas , tanggal 17 April 2009). Dan nampaknya ini sudah menjadi budaya baru di dunia pendidikan kita. Seolah-olah sekolah tidak yakin terhadap apa yang sudah dilakukan menyangkut aspek teknis tadi. Bukankah ketika kita sudah mempersiapkan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasinya berdasarkan SKL, Silabus bahkan Kisi-kisi soal yang sudah ada akan lebih mudah mencapai target angka itu. Atau memang tingkat kemampuan anak-anak kita yang rendah sehingga kita menjadi tidak percaya diri. Apapun alasanya,  Semua langkah tersebut menuju muara yang sama yaitu bagaimana prosentasi kelulusannya bisa tinggi bahkan kalau perlu lulus 100%. Khusus untuk upaya non teknis tadi, timbul pertanyaan apakah ada korelasi antara muhasabah/dzikir bersama dengan prosentasi kelulusan siswa? Sejauh ini belum ada penelitian yang membahas masalah itu.

Baca entri selengkapnya »

Jumat Sehat

Selama ini kita mengenal istilah Jum’at bersih krn memank ada budaya di negeri ini bahwa setiap hari jum’at khususnya instansi pemerintah melaksanakan kegiatanbersish-bersih di lingkungan kantor. Namun di Sekolah kami, kegiatannya di ganti dengan Jum’at sehat sesuai moto yang sudah sering kita dengar Mensana incoeporesano (maaf klo tulisannya salah). Kegiatan ini menyikapi peraturan gubernur mengenai jam masuk sekolah yang dimajukan pukul 06.30. Dari pada pulang lebih awal di setiap hr jaum’at maka disepakati 30 menit digunakan untuk olah raga bisa senam aerobik, SKJ dan olahraga lainnya dengan dikomandani pak Amir dan pak Purwadi. Kadang juga mendatangkan instruktur senam dari luar untuk membimbing para guru berolah raga. So, ramailah setiap jum’at para guru dan didampingi para siswa secara bergiliran berolah raga. Mudah2an kegiatan ini bisa menyehatkan tubuh dan jiwa kita sehingga bisa menunjang kegiatan pokok guru dalam proses belajar mengajar. Dengan tubuh dan jiwa yang sehat kita bisa beraktifitas dengan baik dan bebas tanpa hambatan. Ditengah biaya kesehatan yang sangat mahal maka upaya preventif adalah sebuah keniscayaan. jadi olahraga merupakan salah satu caranya disamping tentunya pola makan dll. Bravo olah raga.

REVITALISASI KKG/MGMP

Dalam rangka meningkatan profesionlisme guru, salah satu usaha yg dilakukan oleh Ditjen PMPTK melalui LPMP ditingkat provinsi yaitu pemberdayaan kelompok-kelompok kegiatan guru baik yang tergabung dalam forum KKG utk tingkat SD maupun MGMP utk tingkat SMP/SMA/SMK.Sebagai wadah kegiatan guru yang sejenis diharpakan KKG atau MGMP mampu menjadi alat untuk meningkatkan kualitas guru dalam pembelajaran sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas peserta didik.
Stimulus yang diberikan kepada KKG/MGMP adalah dana BLOCK GRAND yang diharapkan bisa dimanfaatkan utk kegiatan peningkatan tsb. Agar arah penggunaan dananya tidak menyiompang jauh dr tujan tsb LPMP DKi Jakarta mengundang para ketua KKG dan MGMP untuk mendapatkan pembekalan dan pengarahan dalam penyusunan proposal bantuan block grand tsb. dalam tahunanggaran 2009 ini LPMP akan memberikan bantuan sebesar 15 juta per KKG/MGMP.

mari teman-teman kita manfaatkan stimulus ini untuk kepentingan kita dengan mengadakan kegiatan2 yang berdasarkan kebutuhan bukan keinginan.

mudah-mudahan langkah ini bisa menjadi pendorong bagi para guru untuk meningkatkan kompetensinya baik dari sisi pedagogik maupun profesionalnya. semoga.

Peserta revitalisasi sedang berlatih menyusun program kerja

Peserta revitalisasi sedang berlatih menyusun program kerja

Mengembangkan Kreativitas

musik-barang-bekasSeni Budaya adalah materi pelajaran baru di SMK yg merupakan implementasi dari KTSP. Sudah barang tentu alat dan sarana penunjang pembelajaran belum ada. Tapi gak usah hilang akal, karena keterbatasan biasanya akan muncul ide-ide yang bisa mengatasi persoalan tsb. Salah satu ide yang dikembangkan adalah memanfaatkan barang bekas untuk dijadikan alat musik dalam menjabarkan kompetensi.  Begitulah pak Mulyadi menyiasati keterbatasan ini. Dengan memanfaatkan botol kosong, tutup panci, botol air mineral dan dengan tambahan pianica jadilah barang-barang bekas tsb mengeluarkan bunyi2 yang harmoni. Dalam perpisahan guru yang pensiun pertunjukan ini dipertontonkan kepada kami dengan membawakan lagu seperti si jali-jali, manuk dadali dan beberapa lagu lainnya.

Melepas Sahabat Yg Purna Tugas

Ibu Bertha, Pak Amar dan Bu Rosta

Dari Ki-ka : Ibu Bertha, Pak Amar dan Bu Rosta

Kebahagiaan seorang pegawai adalah ketika mereka berhasil memasuki masa purna tugas (pensiun) dalam keadaan sehat walafiat. Lepas sudah semua beban tugas dan tanggung jawab serta rutinitas sehari – hari dari penatnya pekerjaan.Dan saatnya kini memasuki suasana kehidupan baru yang bebas.  Rabu, 11 February keluarga besar SMK Negeri 3 Jakarta melepas 3 teman yang bulan Januari ini memasuki masa purna tugas. Meraka adalah Ibu Bertha Aritonang, Ibu Rostaria Sitinjak, Guru, dan Pak Amar Suhendar staf TU. Kami hanya bisa berharap semoga kalian bertiga senantiasa sehat walafiat dan pengabdiannya bisa diterima Tuhan yang maha kuasa , kami yang masih akatif akan meneruskan perjuangan kalian mencerdaskan anak bangsa tercinta. Untuk itu sebuah puisi dari anak-anak yang kalian tinggalkan.

Baca entri selengkapnya »

Terserabutnya Estetika Ruang Publik kita

Pemilu legeslatif tinggal hitungan hari. Para caleg dari berbagai partai politik baik untuk DPRD Kota/Propinsi maupun Pusat sudah mulai menjajakan jualannya setidaknya dalam bentuk foto diri. Oleh karena itu di sudut-sudut kota bahkan desa yang menjadi ruang publik, kita menyaksikan foto-foto calon politisi bertebaran baik dalam ukuran mini sampai raksasa. Semuanya mencantumkan infomercial khusus, spt gelar akademis lengkap, gelar agama bahkan gelar bangsawan pun dimasukan. Hal itu tentunya berdasarkan keyakinan bahwa credential-credential ini bisa mempengaruhi publik.

Tidak salah memang yang mereka lakukan dimana arena kompetisi untuk menjadi seorang legislator begitu ketatnya. Dengan jumlah partai yang begitu banyak dan masing-masing mencalonkan orang-orang terbaiknya sudah pasti akan terjadi persaingan ketat untuk bisa duduk di kursi DPR atau DPRD. Belum lagi dengan sistem suara terbanyak dalam penentuan calon yg menang, kompetisi ini tidak hanya dirasakan dengan caleg dari partai lain tetapi jg dalam  internal partai. Bagi caleg yang sudah dikenal luas oleh publik baik karena mereka selebriti, incumbent, atau mantan pejabat sipil atau militer penyebaran foto diri mungkin tidak semasif caleg-caleg yang tidak dikenal. Lain halnya caleg yang diajukan oleh parpol baru dimana publik belum mengenalnya. Salah satu yg paling efektif untuk “menjual diri”nya agar dikenal publik yaitu dengan penyebaran spanduk, poster, pamflet, kartu nama dsb. Apa yang terjadi kemudian?

lebih lanjut klik disini

Yang tersisa dari Calon Guru (Dokumentasi saat perpisahahan)

Pada saat perpisahan

Pada saat perpisahan dari ki-ka: Latief, Levin, Yayu, Tiar, Eko dan Miko

Pada postingan terdahulu, saya pernah menulis tentang mahasiswa UNJ yang sedang melaksanakan PPL di sekolah kami. Di samping menggantikan peran guru untuk mengajar mata pelajaran yang diampu sebagai proses latihan, oleh pak Dedi waktu itu mereka diberi tugas untuk membimbing siswa dalam program ekstra kurikuler. Atau lebih pasnya memberikan tantangan pada mereka untuk menghasilkan kegiatan yang bermanfaat pada pengembangan bakat dan kreativitas siswa.  Oleh karena itu sesuai dengan minat dan bakat mereka, ke enam mahasiswa tersebut mendpatkan tugas untuk pembimbingan ekskul ini yaitu Soedjatmoko bidang fotografi,  Latihef Yuliawanbidang Olah Raga Basket, Eko Prasetyo bidang musik Perkusi dari barang bekas, Levin Anggrayani untuk mading, Wahyu  untuk Rohis dan Tiar Novitasari modern dance. Hasil binaanya dipamerkan pada saat perpisahan beberapa waktu yang lalu. Berikut dokumentasinya :

perkusi-barang-bekas modern-dance

rohismading