Di tengah perekonomian nasional yg belum stabil akibat krisis financial global yg berakibat pada sempitnya lapangan kerja di sector swasta maka pilihan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) merupakan pilihan yang rasional dan tepat bagi sebagian besar masyarakat kita. Oleh karena itu tak heran jika rekruitmen CPNS yang dilakukan oleh lembaga Negara baik departemen maupun non departemen atau oleh pemerintah daerah selalu dibanjiri pendaftar.
Menjadi PNS untuk saat ini memang dambaan banyak orang yang berharap akan ketenangan dimasa depan. Untuk hidup yang sederhana memang bisa tercukupi dari gaji yg diterimanya setiap bulan. Namun jika berharap kaya tidaklah mungkin dari gaji PNS kecuali memiliki bisnis lain diluar profesinya. Dan juga, jaganlah berharap kaya dengan korupsi. Hmm ternyata memang kalau bisa jadi PNS apalagi PNS daerah propinsi DKI Jakarta yang tunjangan daerahnya besar. Dan bila melihat system ketenaga kerjaan kita yang masih belum banyak berpihak pada karyawan seperti system outsourcing dan kontrak maka menjadi PNS adalah impian.
Pemerintah provinsi DKI Jakarta pada tahun anggaran 2009 ini akan mengangkat lebih dari 3000 CPNS yang akan ditempatkan pada berbagai Saruan Kerja Pemerintah Daerah. Ujian tertulisnya telah dilaksanakan Sabtu, 14 Nopember 2009 di Gelora Bung Karno Senayan. Lebih dari 13000 pendaftar yang mengikuti seleksi test tertulis yang terbagi dalam tiga kelompok yaitu Administrasi, Teknik dan PKDI. Ada dua jenis test yang diberikan yaitu test kemampuan dasar untuk semua kelompok dan test yang bersifat specialis/praktek khusus bagi yang berlatar belakang teknik dan Kesehatan. Dan hasilnya akan diumumkan ada tanggal 3 Desember 2009. Dengan system recruitmen yang berbasis internet dan persyaratan yang ketat sperti nilai TOEFL minimal 450 mudah-mudahan menghasilakan calon-calon PNS yang memiliki kompetensi yang tinggi dan integritas moral yang baik sehingga sebagai abdi negara dan masyarakat mereka mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Apakah anda salah satunya?









Selama ini kita mengenal istilah Jum’at bersih krn memank ada budaya di negeri ini bahwa setiap hari jum’at khususnya instansi pemerintah melaksanakan kegiatanbersish-bersih di lingkungan kantor. Namun di Sekolah kami, kegiatannya di ganti dengan Jum’at sehat sesuai moto yang sudah sering kita dengar Mensana incoeporesano (maaf klo tulisannya salah). Kegiatan ini menyikapi peraturan gubernur mengenai jam masuk sekolah yang dimajukan pukul 06.30. Dari pada pulang lebih awal di setiap hr jaum’at maka disepakati 30 menit digunakan untuk olah raga bisa senam aerobik, SKJ dan olahraga lainnya dengan dikomandani pak Amir dan pak Purwadi. Kadang juga mendatangkan instruktur senam dari luar untuk membimbing para guru berolah raga. So, ramailah setiap jum’at para guru dan didampingi para siswa secara bergiliran berolah raga. Mudah2an kegiatan ini bisa menyehatkan tubuh dan jiwa kita sehingga bisa menunjang kegiatan pokok guru dalam proses belajar mengajar. Dengan tubuh dan jiwa yang sehat kita bisa beraktifitas dengan baik dan bebas tanpa hambatan. Ditengah biaya kesehatan yang sangat mahal maka upaya preventif adalah sebuah keniscayaan. jadi olahraga merupakan salah satu caranya disamping tentunya pola makan dll. Bravo olah raga.





