Saatnya menggunakan Open Source

Kita patut bangga atas keberanian kita untuk melepaskan dominasi “Microsoft” yang selama ini menjadi Sistem Operasi yang banyak digunakan oleh semua kalangan baik dunia usaha maupun instansi pemerintah. IGOS yang lahir beberapa tahun lalu mudah-mudahan menjadi tonggak sejarah perkembangan open source sehingga mampu menghemat devisa yang selama ini mengalir ke luar negeri. Harapan ini bisa terwujud bila dibarengi dengan komitmen dan konsistenis kita untuk mengembangkan perangkat lunak yang legal dan terbuka. Melalui IGOS Summit II yang dibuka kemarin oleh Menristek tersirat keyakinan untuk mewujudkan harapan tersebut. berikut beritanya:

Sebanyak 18 departemen telah berkomitmen melakukan migrasi menggunakan peranti lunak sistem operasi terbuka atau open source software. Untuk itu Kementerian Negara Riset dan Teknologi telah menyiapkan dokumen migrasi. Proses ini ditargetkan selesai tahun 2012.

Selain itu, dari sekitar 400 pemerintah kabupaten/kota, 100 di antaranya telah menggunakan open source software (OSS) dalam waktu empat tahun mendatang.

Hal ini disampaikan Kemal Prihatman, Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Kementerian Negara Riset dan Teknologi, pada Indonesia Go Open Source (IGOS) Summit II di Jakarta, Rabu (28/5).

Pada pembukaan IGOS Summit II, Selasa, Menteri Komunikasi dan Informatika menyatakan telah ada 18 departemen yang akan mendukung program IGOS, yaitu menerapkan peranti lunak yang legal dan terbuka.

Untuk mendukung migrasi bagi setiap instansi dan institusi pemerintah di Indonesia itu, jelas Kemal, Kementerian Negara Riset dan Teknologi tengah menyusun dokumen migrasi OSS. Saat ini baru dihasilkan 8 dokumen, antara lain Aplikasi Perkantoran Openoffice.org, petunjuk instalasi IGOS Nusantara, Perangkat Lunak Bebas dan Open Source, Bahasa Pemrograman Open Source, Konfigurasi Server Linux, dan Aplikasi untuk Server.

Pembuatan dokumen ini mengacu pada dokumen yang telah dibuat beberapa negara. Ditargetkan tahun ini semua dokumen migrasi perangkat lunak tersebut selesai disusun. Ada empat dokumen tambahan yang akan disusun tahun ini.

”Co-exist”

Sementara itu, untuk menjamin program IGOS terlaksana, jelas Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, pihaknya juga telah membuat sistem keterhubungan atau co-exist dengan sistem tertutup atau propriatary yang telah banyak digunakan di instansi pemerintah saat ini.

Diakui, tidak adanya co-exist membuat program IGOS yang telah dicanangkan tahun 2005 terhambat, antara lain dalam pertukaran dokumen di antara dua sistem tersebut.

Kemal menambahkan, vendor sistem tertutup tak menyediakan peralatan penyesuai OSS. Karena itu, Kementerian Negara Riset dan Teknologi berinisiatif melakukan kesetaraan sistem terbuka dan tertutup melalui program co-exist.

Saat ini baru Kementerian Negara Riset dan Teknologi yang telah bermigrasi total ke OSS. ”Secara teoretis, OSS bisa menghemat 60 persen dari total anggaran, namun di lapangan tingkat efisiensinya hingga 80 persen,” ujar Kemal. (YUN)

sumber : http://www.kompas.com

Ditulis dalam berita. 2 Comments »

2 Tanggapan to “Saatnya menggunakan Open Source”

  1. selly Says:

    mohon sharing informasi & software open source. sejak 2 tahun yg lalu saya sudah coba openoffice namun kembali lagi ke ms office, karna masalah compatibility dan cukup padatnya aktivitas saya saat itu.
    untuk saat sekarang dan kedepan saya niat total migrasi to oos. saya pilih linux dan openoffice serta wp/moodle dg appsrv

    sely
    badiklat dep pertahanan

  2. Hary Says:

    Mba Sely,
    thx sudah mampir ke blog saya, saya jg msh belajar tapi sy yakin bisa ala biasa. Jadi mgk perlu sering saja mba..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: